Air Terjun Madu dan Umar Maya – A cold Escape

Mei 8, 2017
3 min read

Terletak di sisi timur pulau Lombok, kabupaten Lombok Timur memiliki spot-spot wisata yang tak habis-habisnya untuk di-explore. Seperti di ulasan kali ini.

Dua air terjun yang baru saja terkenal di dua tahun terakhir dan menjadi destinasi sejuta umat, eh, maksudnya akses ke spot cukup nyaman untuk keluarga besar plus anak-anak, Air Terjun Madu dan Umar Maya di Sembalun Lombok Timur.

Namun, mohon untuk tetap waspada yaaa. Saat debit air tinggi, derasnya air terjun menimbulkan resiko serius untuk yang tak waspada. So, have fun and stay out from danger is kudu saat travelling kemana pun.

Dari Selong kota tempat saya tinggal, Air Terjun Madu bisa dicapai sekitar dua jam bermotor. Jika memulai trip dengan landing di BIL, perjalanan menjadi sekitar 3.5 jam bermobil.

Ruas jalan raya yang mulus bahkan memungkinkan bagi bus-bus pariwisata. Tentunya dengan driver expert mengingat tanjakan serta kelokan yang membutuhkan skill mengemudi lebih jika ingin mencapai lokasi dua air terjun ini melalui Aikmel plus Pusuk Pass Sembalun.

Saya memilih berangkat selepas tunaikan sholat subuh karena target ingin mencapai dua spot yaitu Air Terjun Madu dan Umar Maya yang terpisah sekitar 500-an meter dengan berjalan kaki.

Melewatkan Pusuk Pass-Sembalun yang sudah saya explore sebelumnya, akses masuk ke lokasi cukup mudah karena adanya papan penunjuk jalan. Setelah memastikan motor sudah terparkir dengan baik, perjalanan sesungguhnya dimulai.

Melewati tangga kayu untuk sampai di dasar aliran sungai, berikutnya perjalanan menyisir pinggiran sungai sampai ke spot air terjun.

Voilla!!! perjalanan pagi satu setengah jam bermotor plus beberapa belas menit berjalan kaki terbayar sudah.

Mumpung belum mandi pagi, berbasah ria sebentar di air yang agak kehijauan karena mengandung belerang. Yakin deh kuman-kuman di kulit langsung TKO!

Berikutnya, cap cuss ke Air Terjun Umar Maya. Yuuukkk..

Masih menyisir sungai, target koleksi foto-foto cantik air terjun berikutnya semoga tercapai sebelum tengah hari. Iyak, tak berapa lama, sampai juga di Air Terjun Umar Maya.

Air Terjun Umar Maya setinggi sekitar 6 meter dengan area yang bisa menjadi lokasi berenang berdiameter sekitar 100-an meter. Jika trip Anda bersama keluarga, sebaiknya awasi anak-anak saat berenang.

Bebatuan besar, tebing-tebing hijau oleh belukar juga kebun-kebun penduduk di sepanjang perjalanan menuju dua spot ini menjadi tambahan pengetahuan bagi putra dan putri yang ikut di trip wisata menantang plus edukatif ini. Pun air belerang kehijauan. 

Sisa hari trip bisa tetap berujung di Pusuk Pass. Momen berburu sunset hampir selalu tak melelahkan bagi saya..^_^

Atau, jika ada budget lebih, memilih menginap di salah satu pondok atau bungalow di desa Sembalun juga menjadi such an avoidable decision. Apalagi jika view dari teras pondok secantik ini:

Nah, tergoda punyai trip seperti di ulasan ini? Panteng terus web travel-blog wisatapulaulombok.org yak! Thank you..