Merdunya Alat Musik Tradisional Gendang Beleq, Lombok, NTB

Agustus 19, 2017
4 min read

Nama Lombok mungkin sudah tidak asing lagi di telinga bagi yang mendambakan untuk liburan . Disini memang memiliki begitu banyak tempat wisata Lombok dan berbagai macam kebudayaan yang menarik, salah satunya adalah gendang beleq.

Salah satu desa yang tetap melestarikan kebudayaan ini adalah desa songak.Jangan khawatir, yang pengen banget ngeliat yang namanya gendang beleq dan dimainkan secara langsung Yuk ke Lombok dengan pemesanan berbagai Tiket ke Lombok.

Songak sendiri merupakan salah satu desa yang berada di kecamatan Sakra, kabupaten Lombok timur yang masih ketat dengan tradisi dan budayanya.

Karena tertarik dengan beberapa informasi yang pernah saya dengar, saya melakukan sebuah wawancara untuk lebih mengetahui sejarah dari gendang beleq di desa ini.

Di sana, saya menemui Bapak Muhammad, salah satu pemerhati kesenian sasak termasuk gendang beleq ini.

Bapak Muhammad banyak sekali menjelaskan mulai dari sejarah gendang beleq sampai penyebutan nama-nama dari berbagai pelengkap alat musik gendang beleq.

“Saya anak terakhir dari 8 bersaudara yang diwarisi gendang beleq ini.

Dulunya bapak saya penabuh gendang belek ini sampai turun temurun ke saya”, kata bapak Muhammad pemimpin gendang beleq Guntur Telu, Songak, Lombok saat menemuinya dirumahnya.

Alat musik Gendang beleq adalah alat musik tradisional khas Lombok yang berbentuk bulat panjang yang pada zaman dahulu dipakai sebagai iringan dalam suatu peperangan untuk memberi semangat kepada anggota atau prajurit Lombok ke medan perang .

Gendang beleq ini digunakan dalam acara tersebut karena gendangnya yang beleq (besar) dan menghasilkan suara yang beleq (besar) dan menggema juga sehingga dapat membangkitkan semangat para prajurit yang sedang perang ,sehingga di sebut gendang beleq (gendang besar).

Sekarang biasa di gunakan dalam acara budaya seperti nyongkolan yaitu suatu acara yang dilakukan untuk mengiringi sepasang pengantin dengan mengenakan busana adat khas Lombok dan di iringi oleh masyarakat sekitarnya sambil berjalan mengelilingi desa.

Tradisi ini masih tetap berlangsung dan menjadi salah satu faktor penyebab kemacetan di dijalan-jalan karena para penonton biasanya akan berdiri menunggu di pinggir jalan, ikut-ikutan menari atau hanya menonton saja..

Gendang beleq juga di pertunjukkan untuk hiburan seperti acara ulang tahun desa/kota, acara sunatan (khitanan) dan begawe beleq (pesta besar).

Alat musik gendang beleq yang digunakan dimainkan secara berkelompok atau bersama-sama yang konon katanya dulu menurut masyarakat setempat gendang beleq ini mempunyai epe (penjaga) yang memerlukan sesajen sebelum alat ini dimainkan dan bisa menyembuhkan segala penyakit apabila dimainkan bersama dengan gong, seruling dan sebuah keris pusaka yang mempunyai nilai mistis.

Biasanya masyarakat yang memainkan alat musik gendang beleq ini membentuk komunitas-komunitas budaya di beberapa desa/kampung di Lombok dengan ciri khas mereka yang berbeda-beda dengan kelompok yang lain.

Termasuk dalam membuat seragam sendiri yang masih mengggunakan pakaian khas tradisional Lombok seperti sapu’ (ikat kepala) dan dodot (ikat pinggang) agar terlihat lebih menarik dan menjadikan identitas agar terlihat beda dengan musik yang berkembang saat ini.

1. Gendang Beleq

Alat atau instrument music dari gendang beleq ini adalah dua buah gendang beleq yang mempunyai ukuran yang berbeda ,yaitu ada yang ukuran besar yang disebut gendang nine (perempuan) dan sedikit berukuran lebih kecil yang disebut dengan gendang mame (laki-laki).

2. Satu buah gendang becik atau kodeq (gendang kecil) sebagai pelengkap.

3. Dua buah bendera yang di sebut lelontek yang dibawa pada saat upacara nyongkolan berlangsung dan berada di paling depan barisan dilengkapi dengan keris pusaka.

4. Satu buah gong yang mempunyai suara yang menggema ketika dipukul atau ditabuh yang hampir mirip dengan terumpang tetapi ukurannya lebih besar.

5. Terumpang yang terbuat dari kuningan yang berbentuk seperti wajan yang bundar dan mempunyai benjolan yang berada di tengahnya.

6. Kenceng yang terbuat dari kuningan dan di beri tali sebagai pegangannya dan harus dimainkan secara berpasangan.

7. Oncer yang terbuat dari kuningan juga mirip dengan terumpang dan gong tetapi ukurannya paling kecil.

8. Pencek yang mirip dengan kenceng tetapi ukurannya lebih kecil dan di letakkan pada papan yang sudah di sediakan dan digantung di leher.

Dong ayok ke Lombok, biar gak penasaran