Gili Asahan, Sekotong, Surga Yang Tersembunyi di Pulau Lombok

Desember 13, 2017
3 min read

Hey, traveller, ada satu destinasi wisata Lombok yang wajib kalian kunjungi jika berkunjung ke Pulau ini. Terutama buat kalian para penggemar diving, Gili Asahan menawarkan 24 spot diving di lombok yang keren untuk kamu jelajahi.

Banyak banget ya, tapi gak semua orang tahu lho. Dibandingkan dengan Gili Trawangan yang hanya menawarkan 10 spot diving, disini kamu akan dimanjakan dengan berbagai pemandangan alam bawah laut yang menakjubkan.

Terumbu karang yang dilengkapai dengan krinoid warna-warni akan memanjakan petualangan bawah lautmu. Belum lagi ikan-ikan langka yang bisa kamu temui seperti leaf fish, pygmy seahorses, gosh pipe fish dan masih banyak lagi yang lainnya.

Terletak di Desa Batu Putih, Sekotong, Lombok Barat, dari Kota Mataram untuk menuju pelabuhan penyebrangan diperlukan waktu sekitar 1,5 jam saja. Setibanya di Pelabuhan Desa Batu Putih, kamu nyebrang menuju Gili Asahan sekitar 10 menit saja.

Biaya nyebrangnya Rp 30.000 udah bolak balik lho. Murah kan?

Selain wisata diving, Gili Asahan yang berpenduduk sekitar 35 KK ini menawarkan pemandangan alam yang luar biasa. Pasir putih lembut akan menyapa kamu begitu turun dari boat. Ditambah lagi dengan pantainya yang bersih, sudah bisa bikin mata kamu jernih dan pikiran kamu fresh saat memandangnya.

Sayang disini penginapan masih belum aktif. Beberapa investor sudah terlihat mulai membangun penginapan, namun hingga terakhir kali saya mengunjungi tempat ini April 2015, penginapan tersebut masih belum beroperasi.

Eit, tapi tenang dulu. Jika kamu memang berniat bermalam, ngecamp menjadi pilihan seru. Apalagi kalo ada api unggun dan ikan bakarnya, dijamin malammu akan lebih indah. Ikan bakrnya bisa di request di penduduk setempat.

Untuk mengelilingi Gili Asahan, kamu memerlukan waktu sekitar 1 jam jalan kaki. sepanjang perjalanan matamu akan dimanjakan dengan keindahan pantai, hijaunya pohon-pohon, dan ramainya ternak masyarakat.

Mulailah berjalan menjelang matahari terbenam dan nikmati view sunset nya di sekitaran Batu Belanda. Batu Belanda ini berupa bukit kecil yang dinamai seperti itu karena bentuknya yang mirip helm penjajah Belanda jaman dulu itu. Unik banget dah pokoknya.

Buat kalian yang gak bisa diving, tenang saja, spot snorkling disini juga ada banyak. Selain bisa melihat terumbu karang dan ikannya yang warna-warni, kalian akan melihat media transplantasi karang di dalam laut.

Meskipun wilayah ini jauh di pelosok Lombok, masyarakat setempat sudah mulai sadar akan betapa pentingnya menjaga kelestarian karang. Salut deh buat warga disini.

Jadi tunggu apalagi, injakkan kaki kalian disini, nikmati alamnya, nikmati pesona bawah lautnya, dan ingat, jangan buang sampah sembarangan. Traveller sejati hanya akan meninggalkan jejak langkah dan hanya mengambil foto.

Baca Juga: Deretan Gili Lombok yang Asik Buat Party