10 Jam dari Bandara: Sisa Keindahan dari Lakey Yang Kelabu

Juni 13, 2017
3 min read

Penyuka wisata pantai? Pasti Anda adalah salah satu yang sudah pernah melakukan trip Jakarta yang mendarat di BIL-Lombok, NTB. Selain beberapa destinasi Wisata Lombok, Anda masih bisa mencoba tantangan ekstrim dari wisata pantai.

Berselancar di pantai Lakey, Hu’u, Dompu NTB. Pantai Lakey, terletak di kecamatan Hu’u kabupaten Dompu. Terkenal sebagai salah satu pantai di Indonesia dengan grade ombak cukup tinggi untuk kegiatan surfing.

Ketinggian ombak di angka 6 sampai 8 meter membuat surfer mancanegara betah berdiam lama di kawasan wisata ini.

Dompu basah di Minggu 19 April 2015 lalu. Langit abu-abu di segenap pandangan. Namun, keyakinan ucapan seorang kawan, “Lakey”? Dekat koq. Hanya 45 menit bermotor dari Dompu sini.

Sudah, main saja, nggak akan menyesal koq”. Baik, tak sampai satu jam. Kenapa tidak? Akhirnya kenakan jas hujan, berdua kami teruskan perjalanan di Minggu siang tersebut, yakin harus sampai di Lakey.

Meski berbasah-basah, ekspektasi saya bisa pandangi lidah ombak dengan seorang peselancar liukkan tubuh diatasnya tetap sangat tinggi. Abu-abu masih pekat warnai langit di sepanjang perjalanan Dompu ke Hu’u.

Deretan bukit, beberapa desa dan sungai dengan air menggenang tinggi hanya mengelebat di mata.

Ketika akhirnya sampai di ruas jalan dimana sisi kanan sudah tampak pantai, buncah hati semakin membara. I’m touching down Lakey, finally.

Temukan dua gerbang bertuliskan ‘welcome to Lakey beach’, saya memilih masuk melalui satu gerbang yang terdapat di ruas jalan terlebar dimana masing-masing jalur dipisahkan boulevard mini.

Tak sabar sungguh untuk segera nikmati Lakey dengan semua lidah ombaknya.

Tubuh saya serasa bergerak lebih cepat dari motor yang saya tumpangi.

Namun, segera setelah sampai di pinggir pantai, surut sejauh beberapa meter tetiba runtuhkan ekspektasi saya. Bahkan, lidah ombak terlihat lebih jauh lagi. Sedihkah? Tidak! Mari lihat ini.

Bahkan awan-awan kelabu yang masih menggantung di langit Lakey, menjadi begitu indah.

Satu surga pun saya temukan, setelah hampir satu jam bertelanjang kaki nikmati hamparan rumput hijau, gugusan karang yang terbuka karena pantai yang sedang surut.

Karang hidup yang meliuk indah tanpa saya harus snorkeling. Beberapa ikan karang hias yang bersenda dengan para bulu babi yang memilih berlindung dibalik-balik karang, enggan menjauh dari bibir pantai.

Surga itu hanya di genangan air berdiameter tak sampai 10 meter. Indah. Sangat.

Semua keindahan ini bisa Anda temukan, baik dengan mendarat di BIL-Lombok, atau Bandara Sultan Salahuddin Bima. Dari Lombok, bisa diteruskan menggunakan mobil dengan perjalanan sekitar 10 jam.

Menyeberang sekitar 2 jam dari Pelabuhan Kayangan Lombok ke Poto Tano-Sumbawa. Dilanjutkan perjalanan darat yang melewati kota Dompu sebelum akhirnya menuju Lakey di kecamatan Hu’u.

Trip yang lebih pendek bisa dipilih dengan mendarat di kota Bima. Perjalanan darat hanya sekitar 4 jam saja.