Enam Kuliner Recommended di Lombok Yang Harus Kamu Coba

November 5, 2017
4 min read

Traveling tanpa mencoba kuliner khas suatu daerah rasanya hambar, kurang afdhol. Kalaupun tidak dapat mencicipi semuanya, minimal ada satu-dua yang berhasil memuaskan rasa penasaran. Well, kali ini saya tidak bermaksud menulis tentang kuliner Recommended Lombok, semisal pelecing kangkung atau ayam taliwang.

You know, how iconic those two!

Bagi yang baru kali pertama ke Lombok, dua makanan tadi emang hukumnya wajib dicoba. Nah, berikutnya ada enam rekomendasi kuliner khas Lombok—versi saya—yang juga wajib Travelers coba saat berada di pulau Lombok.

Kuliner Recommended Pertama: Sayur Lebui

“Kelak Lebui” demikian kami biasa menyebutnya dalam bahasa Sasak. Lebui adalah biji-bijian berwarna hitam (tapi bukan kedelai hitam lho yaa) yang masuk dalam kelas polong-polongan. Jika direbus, air lebui menjadi berwarna ungu kehitaman.

Gurihnya lebui makin terasa setelah dibumbui. Biasanya lebui dimasak dengan bumbu sederhana (cabe, bawang, tomat, terasi) dengan bawang iris yang banyak, atau bisa juga dimasak santan.

Tak lupa ada potongan daun kemangi yang menambah gurih cita rasa lebui. Biasanya lebui disajikan dengan pelecing dan lalap ikan/ayam.

2. Pedis-Panas

Ini dia sayur asam ala Lombok dengan sensasi pedas. Di dalamnya ada campuran aneka sayur: kacang panjang, komak, perie, kol, biji kacang tanah, kecipir, dan kemangi.

Komplit! Bumbu sebenarnya relatif sama dengan sayur lain, hanya saja ada tambahan asam, cabe dan bawang yang banyak, plus terasi.

Oya, setelah diulek, bumbu pedis-panas tak perlu digoreng, tinggal dicelup saja di rebusan air mendidih. Kuliner Lombok ini masih jarang dijadikan menu di lesehan atau rumah makan, so if you want it, ask your guide or simply request to the chef. If you are lucky enough, you’ll get it! 😀

3. Sayur Ares

Kuliner Lombok satu ini adalah salah satu menu wajib begawe Sasak, baik saat begawe merariq maupun kematian. Selain pada momen tersebut, tak banyak orang yang memasak ares.

Bahan utamanya adalah batang pohon pisang yang masih muda. Makin muda, makin manis dan sedap rasanya. Sebelum diolah, batang pohon pisang ini harus dibersihkan terlebih dahulu.

Benang alias serat-serat di batangnya harus dibuang semua, kemudian diremas-remas dengan garam untuk menghilangkan rasa sepat dan getah di batangnya.

Bumbu masih sama dengan olahan kuliner lainnya, hanya saja dengan tambahan rempah-rempah (kunyit, jahe, laos, kemiri) dan tak lupa santan.

Kuliner ini pun tidak banyak disediakan di rumah-rumah makan. Paling asyik adalah jika punya teman orang Lombok, kindly ask them to cook with you or take you to attend traditional ceremony at the village.

4. Ayam pelalah

Meski tak se-famous ayam pelalah dari pulau Bali, ayam pelalah Lombok adalah salah satu yang wajib kamu coba! Kuliner satu ini masih bisa ditemukan sebagai menu di beberapa rumah makan meski tak semudah menemukan ayam taliwang.

Ayam yang digunakan adalah ayam kampuny yang telah dibakar, kemudian dipotong-potong. Sebagian orang lebih suka versi suwir karena lembutnya lebih terasa. Bumbu pelalah semakin lezat dengan tambahan santan kental yang meresap ke dalam daging ayam.

5. Bebalung

Bebalung akan lebih mudah dikenal dengan sebutan sup iga sapi. Makan bebalung banyak diyakini oleh masyarakat Lombok akan menambah tenaga, that’s why namanya bebalung (balung=tenaga dalam bahasa Sasak).

Seperti sup iga pada umumnya, bumbu bebalung juga cukup sederhana saja.

Rempah-rempah seperti serai, lengkuas, kunyit, jahe, dan asam muda adalah yang utama. Jika ingin mencoba, ada baiknya mengunjungi rumah-rumah makan yang memang punya branding #bebalungLombok hehehe..

Konon mereka punya resep khusus yang membuat olahan kuliner Lombok bebalung jadi makin sedap!

6. Aneka olahan “komak”

This is one of my all-time favorites! Komak adalah jenis biji-bijian yang dapat dengan mudah tumbuh di Lombok.

Sayangnya tanaman ini tidak dibudidayakan secara massal, padahal olahan makanan dari komak tak kalah dengan kedelai atau kacang. Komak dapat diolah menjadi aneka sayur dan pelecingan.

Ups, termasuk tempe juga lho! Sebelum diolah, komak, khususnya yang sudah kering harus direndam lama agar empuk. Aneka olahan sayur komak memiliki cita rasa gurih dengan sedikit rasa pahit (hampir tidak terasa).

Bisa dibilang, olahan komak hanya banyak di Lombok, di pulau Jawa bisa dikatakan jarang atau bahkan tidak ada yang mengolah komak.

Siap berburu kuliner Lombok? Don’t take too long, book your ticket now!