Pantai Cemara : “The under-rated beach” di Lombok Timur

By Depz
Januari 4, 2018
3 min read

Menggali keindahan Pantai-pantai di Lombok memang bikin nagih alias nyandu.

Serius!

Bagaikan menyibak labirin-labirin, “menemukan” 1 pantai indah yang belum terlalu dikenal membuat kita semakin tergoda untuk ingin meng-eksplore another hidden beaches.

Misalnya begitu melihat sebuah pantai yang memiliki perbukitan, kita akan penasaran akan pemandangan apa yang ada di balik bukit tersebut.

Atau ketika melihat ada sebuah jalan yang sepertinya menembus ke pantai. Rasa kepo biasanya menyeruak di kepala.

Pantainya keren kah? Pasir pantainya putih atau berbentuk merica? Para beach-explorer pasti tau banget rasa ini.

Seperti yang saya alami ketika pertama kali ke pantai Cemara.

Perjalanan pertama saya bisa tiba di pantai ini bisa dibilang karena tidak sengaja. Niat awalnya saat itu adalah mengunjungi Tanjung Ringgit.

Ketika pulang dari Tanjung Ringgit, matahari masih sangat tinggi. Rasanya sayang jika saya dan teman-teman langsung pulang.

Nah, dalam perjalanan pulang inilah kami melihat jalur aspal yang cukup bagus yang akhirnya menuntun kami ke Pantai Cemara.

Pantai Cemara sendiri berada di Desa Pemokong, Kecamatan Jerowaru – Lombok Timur.

Berjarak tempuh kurang lebih 1,5 jam dari Kota Selong atau 2 jam dari Kota Mataram. Btw, jangan sampai salah ya, karena ada 2 Pantai cemara di Lombok. Yakni Pantai Cemara di Lombok Barat dan di Lombok Timur.

Kali ini kita ke Pantai Cemara di Lombok Timur.

Akses jalan menuju pantai yang berada di bagian Selatan Pulau Lombok ini cukup baik, tak seperti ke pantai lain di kawasan Jerowaru (Pantai Surga, Sungkun, Tanjung Ringgit, Pink Tangsi) yang sebagian lintasan jalannya masih sangat memprihatinkan.

Jika kita menggunakan kendaraan bermotor, kita dapat memarkir kendaraan kurang lebih 30meter dari bibir pantai Cemara.

Setibanya di sisi pantai, jangan lupa gunakan sun-glasses. Khususnya jika kita datang ketika tengah hari bolong yang cerah.

Pasir pantainya yang sangat putih dan bertekstur halus bak terigu itu akan memantulkan cahaya matahari yang dapat membuat mata anda sangat silau. Beneran! 😀

Pantai cemara ini sangat perawan. Belum ada bangunan seperti hotel, penginapan ataupun bangunan permanen. Hanya ada perkampungan nelayan di sisi Timur.

Pasir pantai berwarna putih yang terlihat kontras dengan air laut berwarna biru bergradasi akan memanjakan mata pengunjung.

Ingin view yang lebih super? Cobalah naik ke bukit kecil. Dari atas bukit ini kita dapat menyaksikan garis pantai yang sangat indah bersanding dengan rerumputan hijau, dan pohon cemara yang jumlahnya tak terlalu banyak.

Pantai ini sungguh under-rated, pikir saya. Pengunjung yang datang biasanya hanya penduduk lokal sekitar lokasi.

Mereka datang untuk piknik, memancing, mandi-mandi atau ngangon sapi. Dengan Pantai seindah ini secara logika harusnya pengunjungnya lebih ramai lagi,

Tapi seperti blessing in diguise sepinya pantai ini malah memberi kenikmatan tersendiri.

Khususnya bagi wisatawan yang bosan ke pantai yang dijejali pengunjung.

maldives? caribbea? no… this is cemara beach

Seperti pantai perawan lainnya di Lombok, tak ada tiket masuk ke pantai ini.

Cukup membayar biaya parkir per kendaraan saja. Rp 5000-10000. Asyik kan? 😀

stunning, isn’t it?

Lombok itu memang indah. Laksana serpihan surga di bumi.

Dong Ayok ke Lombok.

Baca Juga: “The-Art-of-Doing-Nothing” di Pantai Telawas, Lombok Tengah