Keren! Jadi “The Hobbit” di Tengah Pepohonan Purba Lombok

Januari 4, 2018
4 min read

Saya percaya bahwa travelling adalah tentang menemukan “sesuatu” dalam setiap perjalanan.

Tak peduli berapa kali pun bepergian ke tempat yang sama, akan selalu ada hal-hal baru yang mungkin tak terekam pada perjalanan sebelumnya.

Keliling Lombok berkali-kali pun pasti ada sesuatu menarik yang dapat diceritakan kembali.

Setiap kali akan melakukan perjalanan, maka yang saya lakukan pertama kali adalah mengosongkan “ruang jalan-jalan” dalam diri saya.

Intinya adalah mengosongkan untuk menyediakan space bagi apa-apa saja yang akan mengisi ruang tersebut di hari itu.

Saya juga sering mengait-ngaitkan apa yang saya temui selama perjalanan dengan hal-hal lainnya, baik yang sudah dialami, dilihat saja, atau hal-hal yang sekedar ada dalam imajinasi.

Termasuk ketika saya secara tidak sengaja menemukan hutan mini layaknya di film-film fiksi-imajinatif Hollywood.

Yang satu ini mengingatkan saya tentang film The Hobbit.

Postingan kali ini sebetulnya masih merupakan sekuel dari tulisan sebelumnya tentang Gili Kapal, bonus travelling menyusuri gili-gili di Timur Lombok tersebut.

Saya menemukan The Hobbit Forest versi Lombok. What? The Hobbit? Iya.

Pohon-pohon yang menjulang tinggi di  hutan mini ini akan membuat kita merasa ciut, ibarat kurcaci dan pohon raksasa.

Ini serius! Silakan mampir jika ingin merasakan sensasinya.

Keren! Pohon The Hobbit-nya setinggi itu, guys 🙂

Hutan The Hobbit terletak tidak jauh dari dermaga penyebrangan menuju gugusan gili cantik di Lombok Timur.

Jika tidak tertidur atau mengantuk, maka anda akan dengan mudahnya menemukan area hutan The Hobbit yang berada di pinggir jalan sebelah kiri.

Area ini berada di dusun Menanggabaris, desa Gunung Malang, Pringgabaya, Lombok Timur.

Lebih tepatnya lagi, hutan ini berada tepat di depan pantai Pidana—nama ini muncul karena area wisata ini berada di tanah milik Lapas Selong—tambahan bonus lagi untuk sekedar angin-anginan di pantai.

Pepohonan yang tumbuh di area ini dikenal oleh masyarakat sekitar dengan nama pohon Lian.

Batangnya tinggi mencapai 50 meter, dengan luas diameter mencapai 5 meter atau lebih.

Kanopi Lian tidak cukup teduh karena ukuran daunnya yang kecil-kecil dan jarang.

Saat bertanya pada masyarakat sekitar yang saya temui, tidak ada yang persis tahu bagaimana pohon-pohon Lian ini bisa berada di daerah tersebut.

Cerita yang beredar, pepohonan purba tersebut ditanam sejak jaman pemerintahan Hindia Belanda, yang artinya usia pohon tersebut sudah ratusan tahun.

Bisa kebayang nggak kalau foto pre-wedding disini? *cihuy!

Konon dulunya jumlah pohon Lian yang ada jauh lebih banyak dari yang dapat ditemui sekarang.

Tidak hanya di pinggir jalan, bahkan sampai ke bukit-bukit. Kayunya yang kuat digunakan oleh masyarakat sekitar untuk membuat perahu atau bahan bangunan.

Yang ada kini adalah sisa-sisa pepohonan yang dibiarkan tumbuh oleh masyarakat.

Sekarang area ini  sudah dijadikan zona konservasi khusus oleh pemda Lotim. Tenang aja, nggak ada biaya khusus yang harus dikeluarkan di hutan Hobbit.

Cukup membayar parkir Rp. 5.000 untuk mobil dan Rp. 2.000 untuk kendaraan roda dua.

Sampai tulisan ini dibuat, saya masih penasaran tentang pohon Lian. Nama latin pohon ini pun belum berhasil saya temukan, asal muasalnya, dan apa benar pohon ini tergolong langka?

Konon pohon purba ini hanya ada di negara tertentu, salah satunya adalah Indonesia (dan mungkin hanya ada di Lombok Timur).

Tidak juga mudah untuk dibibitkan atau dikembangbiakkan, wajar jika pohon Lian tidak tumbuh di sembarang tempat.

Ada juga yang bilang bahwa pepohonan ini adalah jenis pohon dari masa lampau alias “Pepohonan purba”, mungkin sejenis pohon raksasa Sequoia di California.

Akan saya update lagi jika sudah ada infonya, atau kalau ada yang tahu, silakan ditambahkan! 🙂

Selain foto narsis kayak gini, hutan “Lian The Hobbit” juga seru tuh buat piknik bareng!

just another classy selfie 🙂

Nah daripada bingung mikirin cerita si Lian, lebih baik langsung berkunjung dan jangan lewatkan kesempatan berpose kece di hutan The Hobbit Lombok!

Reccomended juga buat yang pengin foto pre-wedding dengan tema forest atau fairytale!