Yuk, Intip Serunya Perayaan Maulid Nabi di Lombok!

Agustus 11, 2017
4 min read

Selamat datang, bulan Maulid Nabi! Rasulullah, Nabi Muhammad SAW, lahir pada 12 Rabiul Awwal, bertepatan dengan 570 M. Hari kelahiran Nabi Agung ini kemudian diperingati sebagai Hari Raya Maulid oleh umat Islam setiap tahunnya.

Hari Maulid juga dijadikan hari libur nasional. Umumnya masyarakat akan menggelar pengajian dan doa bersama di Masjid untuk mengenang keteladanan Rasulullah.

Tapi, bukan Lombok namanya jika Maulid Nabi hanya dirayakan sampai disitu saja. Well, meski tidak di semua tempat, namun sebagian besar daerah di pulau Lombok merayakan Maulid dengan roahan.

Roahan disini maksudnya adalah begawe dengan mengundang keluarga dan kerabat untuk menikmati hidangan khas maulid. Another celebration with lots of foods.

Maulid dirayakan secara meriah di daerah Lombok Barat dan kota Mataram, sementara di bagian Lombok lainnya, umumnya perayaan maulid dilakukan secara kolektif dengan membawa dulang berisi aneka makanan ke masjid untuk kemudian disantap bersama.

Meski secara nasional libur hari raya Maulid hanya sehari saja, di Lombok, perayaannya bisa sebulan penuh, sampai bulan Rabiul Awwal berakhir. Entah bagaimana cara menentukannya, namun masing-masing daerah/kampung merayakan pada waktu yang berbeda.

Kediri Lombok Barat misalnya, selalu merayakan Maulid di hari pertama. Beberapa kampung lain akan menyusul di hari berikutnya. Ada juga yang bersamaan harinya. That’s why, dalam sehari, kita bisa saja mendapatkan lebih dari dua undangan Maulid, which means eating all day and night!

Meriahnya Maulid Nabi, seperti apa?

Di kecamatan Kediri, misalnya. Persiapan Maulid paling tidak sudah dilakukan seminggu sebelumnya. Muda-mudi, perkumpulan remaja, membuat hiasan di sepanjang gang.

Mereka juga menyusun rundown kegiatan aneka lomba, mulai dari lomba-lomba islami, semisal hafalan al-Quran, sampai lomba-lomba yang menguji kekompakan seperti panjat pinang, bola dangdut, dan lain sebagainya.

Lomba sengaja dibuat beragam agar bisa diikuti oleh semua rentang usia. Maulid Nabi yang digelar hari Senin lalu, ada mata lomba baru, yaitu lomba menangis yang diikuti oleh para lansia. Hehehe..sedapppp!

Serunya, para panitia Maulid Nabi ini biasanya menutup persiapan mereka dengan menggelar “mangan begibung“. Mereka akan duduk berderet dan menikmati nasi berikut menunya di atas pelepah daun pisang yang disusun memanjang, sepanjang barisan panitia.

Have you ever tried this one? Ada sensasi yang jelas berbeda dari begibung ini. Selain kekhasan wadah yang membuat menu makanan terasa spesial, ada kebersamaan yang terlahir dari budaya ini.

Menu Maulid Nabi, how?

Yang pasti, banyak yang bilang, Maulid is all about M-E-A-T. Menu utamanya adalah daging. Pilihannya ada rawon daging, sate, bebalung, dan aneka olahan daging lainnya.

Menu tambahannya ada olahan ayam, telur, ikan, kacang asin. Selain menu berat ada juga menu jajan. Sebenarnya tidak ada patokan jajan yang harus disajikan. Yang pasti harus ada adalah “Nasi Rosul”. Selebihnya adalah penganan khas lainnya semisal poteng jaje tujak, wajik, atau iwel.

Nasi Rosul?

Iyes, ini adalah menu utama pada perayaan Maulid Nabi di Lombok. Nasi Rosul adalah nasi ketan yang sudah diberi pewarna kunyit sehingga berwarna kuning.

Toppingnya terdiri dari kelapa parut goreng yang sudah dicampur bumbu, ayam suwir (dipotong kecil-kecil), kacang (bisa kacang kedelai atau kacang tanah), dan telur goreng yang dipotong memanjang.

Penyajian hidangan Maulid biasanya menggunakan dulang. Satu dulang biasanya diperuntukkan bagi 2-3 orang. So, it’s kind of big portion! Dulang jajan akan dikeluarkan lebih dahulu kemudian menyusul dulang nasi. Lain lagi oleh-oleh yang dibawa pulang oleh tamu..hehehe.

Di beberapa tempat, perayaan Maulid Nabi juga dimeriahkan oleh pawai keliling kampung. Seringkali momen Maulid juga dimanfaatkan untuk merayakan syukuran lain seperti sunatan atau aqiqahan.

Well, di posting ini banyak foto-foto yang menggambarkan kemeriahan Maulid Nabi postingan teman-teman saya yang di share ke media sosial.

If you happen to be here in Lombok this month, siapa tahu bisa menghadiri undangan Maulid di salah satu kampung. This would be your wonderful experience! Yuk ke Lombok!